Nah, ketika Anda berniat untuk membeli proyektor, maka ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Tetapi pada dasarnya ada tiga hal utama yang harus Anda pertimbangkan, yakni resolusi, bobot, dan brightness.
Semakin tinggi resolusi sebuah proyektor, maka gambar yang ditampilkan pun semakin sempurna. Sebagian besar proyektor menggunakan teknologi SVGA atau XGA. Bila Anda ingin memperoleh proyektor dengan resolusi yang lebih baik lagi, maka tentunya Anda harus merogoh kantong lebih dalam lagi.
Teknologi SVGA dengan resolusi 800×600 cocok digunakan untuk menampilkan video, DVD, dan beberapa jenis presentasi Powerpoint. Sedangkan teknologi XGA atau WXGA memiliki resolusi yang lebih tinggi, yakni 1024 X 768 dan 1280 X 800. Tetapi tentu saja harganya pun lebih tinggi. Sementara itu bila Anda memiliki dana yang cukup dan membutuhkan proyektor dengan resolusi tinggi, maka Anda bisa memilih teknologi SXGA dengan resolusi 1280 X 1024 dan teknologi UXGA yang memiliki resolusi 1600 X 1200.
Pengukuran resolusi proyektor sama dengan pengukuran resolusi monitor PC (Personal Computer). Semakin besar resolusinya, maka semakin besar pula ukuran layar dan semakin banyak yang bisa ditampilkan.
2. Bobot
Biasanya proyektor memiliki bobot kurang lebih antara 2 Kg hingga 3,5 Kg. Namun ada pula proyektor yang memiliki bobot kurang dari 2 Kg. Tentu saja proyektor yang ringan ini memiliki harga yang lebih tinggi. Proyektor yang memiliki bobot antara 2 Kg hingga 3,5 Kg memiliki fitur yang lebih lengkap bila dibandingkan dengan proyektor yang memiliki bobot di bawah 2 Kg.
Proyektor yang memiliki bobot lebih dari 3,5 Kg juga tersedia. Proyektor seperti ini biasanya menawarkan sejumlah kelebihan meskipun cukup merepotkan bila dibawa bepergian. Bila Anda sering bepergian dengan membawa proyektor, maka pilihlah proyektor dengan bobot 2 kg.
3. Brightness
Brightness memegang peranan penting dalam penggunaan sebuah proyektor. Sebuah proyektor yang memiliki kemampuan brightness yang tinggi akan sangat mendukung bila Anda ingin menampilkan gambar dalam ukuran yang besar. Selain kemampuan brightness, intensitas cahaya dalam sebuah ruangan juga berpengaruh pada tampilan gambar proyektor. Pada sebuah ruangan dengan intensitas cahaya yang rendah, maka lampu proyektor akan terlihat dengan jelas. Sedangkan pada ruangan dengan intensitas cahaya yang tinggi, maka kemampuan brightness proyektor akan sangat berguna untuk menampilkan gambar dengan sempurna.
Selain intensitas cahaya, media untuk menampilkan proyeksi juga memiliki pengaruh. Misalnya saja dinding. Dinding merupakan media yang buruk untuk menampilkan proyeksi sebab dinding tidak memantulkan cahaya dengan baik. Sedangkan layar proyektor memiliki kemampuan untuk memantulkan cahaya dengan baik sehingga mampu menampilkan proyeksi dengan sempurna. Proyektor biasanya memiliki 2000-3000 ANSI Lumens. Proyektor kurang dari 2000 ANSI Lumens akan menampilkan proyeksi yang terlihat suram. Sedangkan proyektor lebih dari 3000 ANSI Lumens akan menampilkan proyeksi yang sangat terang.
4. Contrast Ratio
Contrast Ratio berguna untuk mengukur bagian tergelap dan warna hitam, serta bagian paling terang dan warna putih yang terproyeksi. Contrast Ratio berfungsi memperkirakan tingkat cahaya proyektor untuk semua jenis kondisi cahaya ruangan. Semakin besar Lumens, maka semakin terang gambar yang diproyeksikan. Semakin terang suatu ruangan, maka semakin tinggi tingkat Lumens yang diperlukan.
5. Fitur plug and play
Sebagian besar proyektor portabel masa kini telah menggunakan fitur plug and play, mudah digunakan dan bisa disetting dengan tepat. Jadi, Anda hanya membutuhkan soket listrik saja. Anda cukup menancapkan kabel proyektor di soket listrik saja dan proyektor pun siap digunakan.
6. Fitur-fitur tambahan
Perhatikanlah pada fitur-fitur khusus yang mungkin bisa memenuhi kebutuhan khusus Anda. Fitur-fitur yang bisa menjadi pertimbangan, antara lain:
• Memory card, piranti ini dapat menggantikan peran notebook untuk menyimpan bahan presentasi.
• Nirkabel atau wireless, untuk mempermudah pengguna.
• Kemampuan networking, untuk pengoperasian dari tempat lain yang berjauhan.
• Digital keystone correction, untuk meningkatkan fleksibilitas penempatan proyektor.
• Input video komponen, untuk kualitas video yang lebih baik.
• Lens shift, untuk penggunaan yang lebih nyaman.